Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Kendari Serukan Persaudaraan dan Perdamaian dalam Khutbah Idul Fitri 1447 H
-
Mar, Sab, 2026
Kendari, Humas Faksyar – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, 21 Maret 2026 dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan perdamaian melalui khutbah yang disampaikan di Masjid Baitul Hikmah IAIN Kendari. Khutbah tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Kamaruddin, S.Ag., S.H., M.H., selaku Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Kendari.
Dalam khutbah yang mengangkat tema “Memperkuat Persaudaraan dan Perdamaian Pasca Ramadhan”, beliau menekankan pentingnya menjaga semangat ibadah yang telah dibangun selama bulan suci Ramadhan agar tetap berlanjut di bulan-bulan berikutnya.
Khutbah tersebut menggarisbawahi bahwa Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan kemenangan, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Disampaikan pula bahwa persaudaraan dan perdamaian merupakan nilai utama dalam Islam yang harus terus dijaga, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an bahwa sesama mukmin adalah bersaudara.
Selain itu, beliau menjelaskan bahwa kunci utama dalam mewujudkan persaudaraan dan perdamaian adalah ketakwaan. Nilai takwa yang telah dilatih selama Ramadhan harus tetap dipertahankan melalui perilaku rendah hati, berbuat baik, menjaga lisan, serta memperkuat hubungan sosial dengan sesama.
Dalam khutbahnya juga disampaikan pentingnya menjaga silaturahmi melalui berbagai aktivitas sosial seperti saling berkunjung, halal bi halal, serta mempererat hubungan dengan keluarga dan masyarakat sekitar. Ia juga mengingatkan agar umat Islam bijak dalam menggunakan lisan, termasuk dalam bermedia sosial, agar tidak menimbulkan perpecahan akibat informasi yang tidak benar.
Menutup khutbah, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis, penuh kasih sayang, serta menjunjung tinggi nilai persatuan dan kedamaian, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.
Khutbah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika dan masyarakat untuk terus menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan sehari-hari. (Sam)