Prof. Kamar Hadiri Forum Dekan FSH Se-Indonesia dalam Menguatkan Kompetensi Lulusan Sarjana Hukum di PTKIN

Banten, 30 Oktober 2024 – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersama Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Penguatan Kompetensi Lulusan Fakultas Syariah dan Hukum di PTKIN”. Seminar yang berlangsung mulai Rabu hingga Jum’at, 30 Oktober–1 November 2024, ini bertempat di Fakultas Syariah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Kegiatan seminar ini dihadiri oleh seluruh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum dari PTKIN seluruh Indonesia, serta beberapa Wakil Dekan dan Ketua Program Studi. Dekan Fakultas Syariah IAIN Kendari, Prof. Dr. Kamaruddin, S.Ag., S.H., M.H., yang juga hadir pada forum & seminar nasional tersebut, dalam wawancaranya menyampaikan bahwa seminar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kompetensi lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya terkait gelar Sarjana Hukum di PTKIN. Beliau berharap agar lulusan Fakultas Syariah dapat bersaing secara profesional dalam dunia kerja serta memiliki keahlian yang relevan dan berdaya saing tinggi.

Seminar ini menghadirkan dua pemateri utama. Pemateri pertama, Prof. Dr. Drs. H. Makhrus, S.H., M.Hum., selaku Ketua Forum Dekan FSH, mengangkat tema “Kompetensi Lulusan Fakultas Syariah Bergelar Sarjana Hukum”. Dalam pemaparannya, Prof. Makhrus memberikan beberapa rekomendasi penting yang diharapkan dapat memperkuat peran lulusan Fakultas Syariah di Indonesia.
Pemateri kedua, Dr. Muhammad Ishom, M.A., Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah UIN Maulana Hasanuddin Banten, mengusung tema “Work Readiness Sarjana Hukum (Syariah) di Era Disrupsi”. Dengan bimbingan moderator, Prof. Dr. Sudirman, M.A., Sekretaris Forum Dekan FSH se-Indonesia, diskusi berjalan dengan sangat interaktif, memberikan wawasan mendalam tentang kesiapan kerja bagi lulusan Sarjana Hukum di bidang Syariah.
Seminar nasional ini menghasilkan beberapa poin rekomendasi penting, yaitu:
- Fakultas Syariah di PTKIN hanya memiliki satu program studi, yaitu Program Studi Hukum Islam atau Ilmu Syariah dengan gelar Sarjana Hukum (S.H.).
- Gelar Sarjana Hukum (S.H.) bagi lulusan Fakultas Syariah PTKIN di seluruh Indonesia perlu dipertahankan. Instansi atau kementerian diharapkan tidak membedakan antara latar belakang kajian hukum dan syariah, melainkan fokus pada gelar formal S.H. yang secara legal sah.
- Program studi yang ada di Fakultas Syariah perlu digabung menjadi satu program studi bernama Hukum Islam atau Ilmu Syariah.
- Prodi-prodi yang ada di Fakultas Syariah, marger atau bergabung menjadi 1 prodi namanya Hukum Islam atau lmu Syariah, karena prodi-prodi yang ada tidak bisa dipisahkan keilmuanya (contoh ahli pidana islam tidak mengelak harus ahli ekonomi syariah, ahli hukum keluarga, ahli hukum perkawinan dan ahki hukum kewarisan, ahli ushul fiqh dan fiqh)
Sebagai bagian dari rangkaian acara, seminar ini diawali dengan kegiatan penanaman pohon pelindung di area Fakultas Syariah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung lingkungan yang lestari dan berkelanjutan.

Dengan diselenggarakannya seminar ini, diharapkan Fakultas Syariah dan Hukum di seluruh PTKIN dapat terus meningkatkan kualitas lulusan serta relevansi keahlian mereka di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.