Fakultas Syariah IAIN Kendari Gelar Pengabdian Masyarakat di MAN 1 Bombana: Edukasi “Cegah Stunting”

Bombana – Fakultas Syariah IAIN Kendari melalui Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Cegah Stunting: Peran Keluarga dalam Mewujudkan Nilai Kemanusiaan dan Kemaslahatan Umum”. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 29 September 2025, bertempat di MAN 1 Bombana dan diikuti oleh 50 orang siswa/siswi.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 1 Bombana, Suardi, S.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, edukasi mengenai stunting sangat penting diberikan kepada generasi muda agar mereka memahami peran keluarga dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas.

Dekan Fakultas Syariah IAIN Kendari, Prof. Dr. Kamaruddin, S.Ag., S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan bahwa isu stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan nilai kemanusiaan dan tanggung jawab keluarga. “Keluarga memiliki peran penting dalam memastikan tumbuh kembang anak berlangsung dengan baik, karena dari keluargalah lahir generasi penerus bangsa yang sehat dan unggul,” ujarnya.
Materi utama disampaikan oleh Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam, Muhammad Iqbal, Lc., M.H.I. Ia menekankan pentingnya kesadaran keluarga dalam mencegah stunting, terutama melalui pola asuh, pemenuhan gizi, serta peran nilai-nilai Islam dalam membangun kesadaran akan tanggung jawab terhadap anak.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Fakultas Syariah, antara lain Kasubbag Akademik, Buhari, S.Pd., M.Pd., serta perwakilan mahasiswa HKI, Annisa Ikke Rahmasari. Antusiasme para siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Syariah IAIN Kendari berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program nasional pencegahan stunting, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing.