Mahasiswa Asing Pakistan Ikuti Perkuliahan Lintas Fakultas di IAIN Kendari, Dosen HKI Beri Pengajaran Hukum Ekonomi Syariah

Kendari – Program Studi Hukum Keluarga Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari kembali menunjukkan kiprahnya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui kegiatan pembelajaran lintas fakultas yang melibatkan mahasiswa asing pada periode Tahun Akademik 2024/2025.

Salah satu dosen, Rachmadani, M.H., yang mengampu mata kuliah Hukum Ekonomi Syariah, tercatat telah mengajar mahasiswa asing asal Pakistan dalam skema part-time. Mahasiswa tersebut secara administratif merupakan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), namun mengikuti perkuliahan lintas fakultas di lingkungan IAIN Kendari.

Kegiatan ini menjadi bukti implementasi kebijakan akademik yang fleksibel dan inklusif, di mana IAIN Kendari memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar fakultas asalnya. Skema ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, tetapi juga mendorong integrasi keilmuan antar disiplin, khususnya antara hukum dan ekonomi syariah.

Rachmadani, M.H. menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa asing dalam kelas memberikan dinamika tersendiri dalam proses pembelajaran. “Interaksi dengan mahasiswa internasional membuka perspektif global, terutama dalam memahami praktik dan implementasi hukum ekonomi syariah di berbagai negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi indikator positif dalam upaya peningkatan reputasi akademik program studi, khususnya dalam menarik minat mahasiswa internasional. Meskipun dalam skema part-time, keterlibatan mahasiswa asing ini menunjukkan bahwa Prodi Hukum Keluarga Islam memiliki daya tarik dan relevansi dalam konteks global.

Dengan adanya kebijakan lintas fakultas yang diterapkan oleh IAIN Kendari, diharapkan ke depan semakin banyak kolaborasi akademik yang melibatkan mahasiswa dari berbagai latar belakang, baik nasional maupun internasional, guna menciptakan lingkungan akademik yang lebih inklusif dan berdaya saing global.