Pedoman Penyelesaian Studi

A. Penyelesaian Karya Tulis Ilmiah

Sistematika pembahasan penyelesaian karya tulis ilmiah (Skripsi/Tesis) terdiri dari tiga tahapan, yaitu:(1) Pengajuan Judul, (2) Pembimbingan, dan (3) Ujian. Setiap tahapan terdiri dari dua bagian, yaitu: (a) syarat pelaksanaan kegiatan, dan (b) prosedur pelaksanaan kegiatan.

  1. Pengajuan Judul

Pengajuan judul adalah kegiatan awal bagi setiap mahasiswa dalam penyelesaian karya tulis ilmiah.Setiap mahasiswa menyiapkan judul penelitian karya ilmiah skripsi/tesis berdasarkan kecenderungan pengkajian pada program studi. Pengajuan judul dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini:

a. Syarat Pengajuan Judul

  • Mahasiswa terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester berjalan dengan melampirkan bukti registrasi, KRS dan KHS terakhir;
  • Mahasiswa tidak sedang menjalani sanksi akademik;
  • Mahasiswa telah lulus pada mata kuliah Metode Penelitian;

b. Prosedur Pengajuan Judul

  • Mahasiswa mengajukan form Pengajuan Judul Skripsi/Tesis yang telah diisi lengkap dan mencantumkan minimal 3 (tiga) buah judul kepada Ketua Program Studi;
  • Ketua Program Studi memastikan judul yang diajukan tidak memiliki kesamaan dengan judul karya ilmiah sebelumnya;
  • Ketua Program Studi menggali wawasan dan pengetahuan mahasiswa tentang judul yang diajukan;
  • Ketua Program Studi menyetujui salah satu judul yang dipahami dengan baik oleh mahasiswa serta relevan dengan program studi;
  • Mahasiswa menyusun proposal berdasarkan judul yang telah disetujui oleh Ketua Program Studi;
  • Mahasiswa mengajukan permohonan calon dosen pembimbing dengan melampirkan proposal berdasarkan judul yang telah disetujui;
  • Ketua Program Studi mengusulkan calon dosen pembimbing.

2. Pembimbingan

a. Syarat Pembimbingan

  • Dosen telah menerima SK Pembimbing dan proposal;
  • Mahasiswa membawa Kartu Kontrol Pembimbingan;
  • Pembimbingan proposal skripsi/tesis dilakukan segera setelah diterbitkannya SK dosen pembimbing.
  • Pembimbingan skripsi/tesis berlangsung minimal 6
  • Mahasiswa berkewajiban meminta tandatangan dosen pembimbing setiap kali bimbingan pada Kartu Kontrol Pembimbingan.

b. Prosedur Pembimbingan

  • Mahasiswa menyampaikan SK Pembimbing beserta proposal kepada dosen pembimbing;
  • Mahasiswa dan dosen pembimbing menyepakati jadwal pembimbingan berdasarkan jumlah minimal jadwal pembimbingan sesuai tahapan ujian;
  • Mahasiswa dan dosen mendiskusikan proposal skripsi/tesis;
  • Dosen pembimbing memberikan saran dan kritik terhadap perbaikan proposal skripsi/tesis berdasarkan Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah yang berlaku;
  • Mahasiswa mengakomodir saran dan kritik dosen pembimbing pada perbaikan proposal/hasil;
  • Batas waktu perbaikan hasil konsultasi skripsi/tesis maksimal 1 (satu) bulan.

c. Tata Cara Pembimbingan  Skripsi/Tesis

  • Mahasiswa dapat melakukan pembimbingan diluar jam kerja sesuai kesepakatan dosen pembimbing;
  • Skripsi/tesis yang telah direvisi mahasiswa ditandatangani oleh dosen pembimbing pada lembar persetujuan;
  • Lembar persetujuan menjadi salah satu syarat untuk mengikuti ujian selanjutnya;
  • Setelah ujian proposal, mahasiswa melakukan perbaikan sesuai masukan, saran, kritikan dari mahasiswa dan Dewan Penguji;
  • Mahasiswa berkonsultasi terkait perbaikan proposal/hasil dengan membawa hasil koreksi dan lembar pengesahan Dewan Penguji;
  • Dewan Penguji menandatangani lembar pengesahan setelah memeriksa hasil perbaikan;
  • Proposal dijilid 1 rangkap dengan melampirkan lembar pengesahan Dewan Penguji untuk disetor sebagai syarat penerbitan surat izin penelitian pada Kantor Balitbang;
  • Batas waktu penelitian minimal 3 bulan terhitung sejak terbitnya izin penelitian.
  • Perbaikan konsep hasil penelitian skripsi/tesis berisi lembar persetujuan pembimbing yang telah ditandatangani oleh Dosen Pembimbing sebagai syarat untuk diajukan ke seminar/ujian hasil;
  • Mahasiswa melakukan perbaikan sesuai masukan, saran, kritikan dari Dewan Penguji dan peserta seminar hasil;
  • Lembar pengesahan hasil perbaikan setelah seminar hasil ditandatangani oleh Dewan Penguji yang diketahui oleh Wakil Dekan I/Direktur, selanjutnya menjadi syarat untuk diajukan pada ujian Munaqasyah skripsi/tesis;
  • Mahasiswa memperbaiki konsep skripsi/tesis sesuai saran, kritikan masukan dari Dewan Penguji munaqasyah skripsi/tesis dengan membawa hasil koreksi dan lembar pengesahan Dewan Penguji;
  • Lembar pengesahan hasil perbaikan skripsi/tesis ditandatangani oleh Dewan Penguji yang diketahui oleh Dekan/Direktur;

3. Ujian 

      a. Seminar Proposal Skripsi/Tesis

            1). Syarat Seminar Proposal

  • Terdaftar sebagai mahasiswa aktif dan memperlihatkan bukti pembayaran SPP/UKT dan bukti Registrasi;
  • Membayar biaya seminar proposal (khusus bagi mahasiswa S2);
  • Melampirkan surat persetujuan Dosen Pembimbing untuk mengikuti Seminar Proposal;
  • Telah mengikuti seminar (minimal 6 kali);
  • Menyerahkan Proposal Skripsi/Tesis sebanyak 1 rangkap kepada pengelola;

            2)Prosedur Pengajuan Seminar Proposal Skripsi/Tesis

  • Mahasiswa mengajukan surat permohonan dengan mengisi lembar pengajuan jadwal Seminar Proposal ditujukan kepada Ketua Program Studi;
  • Dosen pembimbing secara otomatis bertindak sebagai penguji pada Seminar Proposal;
  • Wakil Dekan I/Asisten Direktur mengusulkan calon tim Dewan Penguji untuk ditetapkan oleh Dekan/Direktur;
  • Mahasiswa menyampaikan surat permohonan kesedian menguji kepada Tim Penguji yang telah ditetapkan Dekan/Direktur;
  • Mahasiswa menyampaikan SK Dewan Penguji beserta undangan dan Proposal Skripsi/Tesis;

           3)Tata Cara Pelaksanaan Seminar Hasil

  1. a) Seminar Hasil Penelitian dilaksanakan secara terbuka, dihadiri oleh Dewan penguji dan peserta seminar (minimal 7 orang mahasiswa);
  2. b) Dewan Penguji pada Program Sarjana terdiri dari: Ketua Penguji, Sekretaris Penguji, dan Anggota Penguji, Sedangkan Dewan Penguji pada Program Pascasarjana terdiri dari: Ketua Penguji, Sekretaris Penguji, Penguji Utama dan Penguji;
  3. c) Mahasiswa menyiapkan slide Power Point untuk presentasi seminar hasil penelitian;
  4. d) Ketua Dewan Penguji membuka sidang;
  5. e) Waktu pemaparan draft Hasil Penelitian Skripsi/Tesis selama 10-15 menit;
  6. f) Ketua Pewan Penguji mempersilahkan mahasiswa peserta seminar untuk mengajukan tanggapan (saran, kritikan dan pertanyaan) terkait hasil penelitian;
  7. g) Ketua Dewan Penguji mempersilahkan setiap penguji untuk memberikan tanggapan (saran, kritikan dan pertanyaan) terkait hasil penelitian;
  8. h) Dewan Penguji wajib mengisi lembar saran dan perbaikan Seminar Hasil Penelitian;
  9. i) Dewab Penguji wajib mengisi Lembar Penilaian Seminar Hasil Penelitian;
  10. j) Dewan Penguji bermusyawarah untuk menentukan layak dan tidaknya hasil penelitian Skripsi/Tesis untuk dilanjutkan ke tahap Ujian Skripsi/Tesis (Munaqasyah).
Share this...
Share on Facebook
Facebook
Skip to toolbar