Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Fakultas Syariah IAIN Kendari Gelar Workshop Penyusunan RPS Secara Daring dan Luring

Fasya, IAIN Kendari – Dalam upaya menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan sesuai capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang telah ditetapkan PTKIN, Fakultas Syariah IAIN Kendari menggelar Workshop Penyusunan RPS, 13-15 November 2020 di Claro Hotel Kendari. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring dan luring dan di hadiri oleh seluruh dosen lingkup Fakultas Syariah.

Dekan Fakultas Syariah, Dr. Hj. Ipandang, M.Ag. saat memberikan sambutan, mengatakan kegiatan Workshop Penyusunan RPS ini, bertujuan untuk mengintegrasikan transdisipliner yang menjadi Visi Misi Kampus IAIN Kendari ke dalam RPS sehingga  orientasi transdisipliner dapat dipahami secara menyeluruh. Dekan Fasya, juga menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi seluruh dosen Fakultas Syariah terkhusus kepada anggota senat dan dosen-dosen senior yang begitu antusias mengikuti Workshop ini.

Dekan Fakultas Syariah, Dr. Hj. Ipandang, M.Ag, saat memberi sambutan dalam Workshop Penyusunan RPS secara Daring dan Luring

Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd, saat membuka kegiatan Workshop menyampaikan, Workshop ini sangat penting untuk dilaksanakan di sebuah perguruan tinggi, apatah lagi perguruan tinggi IAIN Kendari yang sementara ini bergegas menuju perubahan status, yang semua kompenennya harus terpenuhi. Dan kesemuanya itu tentu berawal dari RPS (Rencana Pembelajaran Semester).

Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd, saat membuka kegiatan Workshop RPS Fak. Syariah Via Zoom Meeting

“Kegiatan ini kita harapkan menjadi sesuatu yang berharga dan bermakna bagi kita, dalam rangka menyahuti persyaratan alih status IAIN Kendari sekaligus berbenah diri pada aspek kurikulum” tegasnya.

Workshop Penyusunan RPS ini dibagi menjadi 4 sesi, pada sesi pertama pemaparan materi oleh Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M.Fil, selaku Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember dengan tema “Panduan Penyusunan RPS di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, diawal materi beliau menyampaikan, Prinsip penting  yang harus kita pegang dalam kegiatan ini adalah self development artinya kita terus berusaha untuk mengembangkan diri kita, tidak ada kata henti untuk mengembangkan kemampuan kita sebagai dosen.

Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M. Fil saat memaparkan materi Panduan Penyusunan RPS di PTKIN secara daring

ada 2 syarat rumusan yang penting untuk diperhatikan dalam RPS, 1. Berorientasi kepada mahasiswa, bukan kepada dosen atau matakuliah, 2. Berorientasi kepada hasil belajar, bukan kepada proses belajar”, paparnya.

Pada sesi kedua, pemaparan materi oleh Ketua LPM IAIN Kendari, Dr. Asliah Zainal, M.A, dengan tema “Penyamaan Persepsi/Pendampingan Penyusunan RPS Transdisipliner di IAIN Kendari”, beliau mengawali dengan harapan kegiatan model pendampingan ini yang telah diadakan oleh Fakultas Syariah ini dapat ditiru juga oleh Fakultas-Fakultas lain, karena model pendampingan RPS tidak cukup hanya dengan narasumber model ceramah, namun yang jauh lebih penting adalah setelah kegiatan ini produk yang dihasilkan oleh Fakultas Syariah itu adalah APA? Itu pertanyaannya. Tegasnya.

Ketua LPM IAIN Kendari, Dr. Asliah Zainal, MA. saat menyampaikan materi penyamaan persepsi penyusunan RPS lingkup IAIN Kendari, secara Luring.

“RPS ini sejatinya adalah bagian kecil dari kurikulum, karena sebelum kita membuat RPS yang harus kita benahi dulu adalah kurikulumnya”Tambahnya.

Pada sesi ketiga adalah Penyusunan RPS yang dilakukan oleh seluruh dosen pada kegiatan Workshop, dengan terlebih dahulu panitia Workshop mengklasifikasi rumpun keilmuan para dosen Fakultas Syariah IAIN Kendari, dan selanjutnya para dosen dikumpulkan dengan rumpun keilmuan yang sama menyamakan persepsi RPS masing-masing, sesuai template yang dikeluarkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari.

Pada sesi berikutnya, Evaluasi dan Telaah Hasil Penyusunan RPS Fakultas Syariah dengan menghadirkan langsung Wakil Rektor bidang Akademik, Dr. Husain Insawan, M.Ag, beliau mengungkapkan Bahan Kajian dalam RPS itu sedapat mungkin harus bernuansa transdisipliner, caranya dengan mengkaji satu tema dengan menggunakan disiplin ilmu yang berbeda-beda, minimal 3 disiplin ilmu”ungkapnya.

Dr. Husain Insawan, M.Ag, Saat Mereviu RPS Transdisipliner di kegiatan Workshop Fak. Syariah

Tema transdisipliner untuk matakuliah tertentu, meski tidak disebutkan dalam Sub Materi dalam RPS, namun dalam penjelasannya diharuskan sedapat mungkin dikaji bernuansa transdisipliner.

“Bukan pada judul yang ada pada pokok bahasan itu, tetapi penjelasan kita tentang pokok bahasan itu yang harus muncul transdisiplinernya”tambahnya.

Pada sesi terakhir adalah Finalisasi RPS Fakultas Syariah IAIN Kendari. Format RPS disusun sesuai dengan arahan dan masukan yang disampaikan oleh para Narasumber, serta disesuaikan pula dengan format RPS dari LPM IAIN Kendari untuk penyeragaman format dan komponen RPS seluruh dosen IAIN Kendari agar memenuhi standar yang telah ditentukan.