Diskusi Kiat-kiat Penulisan dan Publikasi Jurnal Internasional bagi Dosen

 

Adanya tuntutan publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi bagi dosen saat ini mendorong Fakultas Syariah IAIN Kendari menyelenggarakan diskusi ilmiah mengenai kiat-kiat penulisan dan publikasi pada jurnal internasional bereputasi bagi dosen. Kegiatan tersebut dilaksanakan  pada hari Selasa Tanggal 26 Juni 2017 di gedung Fakultas Syariah dengan menghadirkan seorang penulis sekaligus reviewer jurnal internasional, Ismail Suardi Wekke, Ph.D, dihadiri oleh jajaran dosen di Fakultas Syariah IAIN Kendari.

Dalam kegiatan tersebut, akademisi dari STAIN Sorong tersebut memaparkan berbagai kiat-kiat jika ingin menjadi dosen yang produktif dalam menulis dan sesuai dengan tuntutan publikasi yang diharuskan bagi dosen.  Kiat-kiat tersebut antara lain adalah dosen harus bersedia meluangkan waktu, tenaga maupun materi.  Menurutnya, tunjangan sertifikasi  bagi dosen idealnya peruntukannya untuk peningkatan profesionalisme, seperti untuk publikasi dan menghadiri konferensi-konferensi. Di samping itu, dosen juga harus menulis berkolaborasi teman-teman dosen dengan berusaha mencari titik temu dalam bidang keilmuan yang berbeda-beda. Bahkan, hal demikian bisa juga diterapkan pada lintas Perguruan Tinggi.

Menurut Ismail, seorang dosen juga harus berpikir out of the box dan tidak perlu  banyak khawatir dengan kualitas tulisannya apakah dapat memenuhi standard yang menjadi kriteria jurnal ilmiah bereputasi atau tidak. Yang terpenting adalah bagaimana menulis dan terus menulis. Bila sebuah tulisan sudah dikirim ke sebuah jurnal, buat lagi tulisan yang lain untuk jurnal yang lain, tanpa menunggu jurnal sebelumnya diterbuitkan terlebih dahulu karena untuk tembus di sebuah jurnal membutuhkan waktu yang lama hingga bertahun-tahun dan setiap jurnal juga memiliki standard maupun prosedur masing-masing. Yang penting jangan sebuah tulisan dikirim pada dua jurnal yang berbeda karena hal tersebut bertentangan dengan etika publikasi.

Terkait dengan bidang kajian dosen kaitannya dengan konten tulisan seorang dosen, menurut Ismail, dosen PTKAI memiliki kesempatan yang seluas-luasnya untuk menulis apapun dalam rumpun agama Islam karena Agama Islam adalah rumpun ilmu. Linearitas adalah  pendidikan terakhir, apa yang diajarkan serta penelitian-penelitian  yang dilakukan. Jadi linearitas tidak perlu dijadikan sebagai hambatan bagi  dosen dalam menulis. Demikian di antara kiat-kiat yang dipaparkan nara sumber dan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari peserta. (Asni)

Share this...
Share on Facebook
Facebook

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar