Pelatihan Moot Court Fakultas Syariah

Salah satu program akademik Fakultas Syariah yang dilaksanakan setiap tahun adalah pelatihan Moot Courte (Peradilan Semu).  Tepatnya pada hari ini kegiatan tersebut mulai dilaksanakan. Rektor IAIN Kendari membuka secara resmi kegiatan ini, juga sebagai salah satu narasumber (pemateri). Turut pula sebagai narasumber dari Pengadilan Agama Kendari bapak Iqbal, S.H,M,H, dengan materi simulasi kasus harta bersama. Sementara itu, di sesi lain, Dr Kamaruddin, SH, M.H, Dekan Fakultas Syariah memaparkan materi tentang hakim yang baik dalam berbagai perspektif.

Pelatihan Moot court  ini diharapkan memberikan tambahan belajar bagi mahasiswa Fakultas Syariah untuk mengembangkan diri, terutama perwujudan konkrit dari matakuliah-matakuliah hukum acara. Meskipun belum sepenuhnya benar, tapi proses belajar yang dialami mahasiswa (baca: undergraduate student) dapat diupayakan untuk mengerti lebih jauh mengenai kebiasaan-kebiasaan praktek beracara. Tugas hakim, jaksa, penasehat hukum, dan bahkan kedudukan terdakwa serta saksi-saksi di pengadilan menarik untuk digali dan dicerna sisi-sisi ilmiahnya. Mahasiswa yang belajar di dalam moot court mencernakan pelajaran yang ia dapat selama kuliah, menganalisis kasus dan tindakan-tindakan yang perlu dilakukan oleh penegak hukum dalam upaya menangani kasus-kasus. Tentu saja dengan demikian moot court sendiri memberikan peluang bagi mahasiswa untuk berkarya, mencoba-coba, dan sekaligus “pura-pura” menjadi penegak hukum sesungguhnya. Mereka dapat menjadi hakim, jaksa, penasehat hukum, dan bahkan saksi dan terdakwa dalam suatu acara pengadilan.

Share this...
Share on Facebook
Facebook

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar