Pelayanan Prima di Fakultas Syariah

Salah satu aspek penting dalam membangun manajemen fakultas Syariah yang berkualitas adalah penerapan pelayanan prima. Mulai dari Pimpinan fakultas, para dosen dan staf fakultas sudah melaksanakan pelayanan prima ini.

Beberapa kriteria pelayanan prima yang menjadi ukuran pelaksanaanya adalah sebagai berikut:

Sopan  dan Ramah

Perlunya sikap sopan-santun, sabar, dan tidak egois. Sikap sopan dan ramah ini penting agar mahasiswa atau siapa saja yang berurusan dengan fakultas akan merasa nyaman.

Kesediaan Melayani

Segenap unsur Fakultas mulai dari pimpinan sampai kepada staf harus profesional atau harus benar-benar dalam melayani mahasiswa atau siapa saja yang berurusan dengan fakultas, sebagaimana tugasnya yang harus siap selalu melayani siapa saja yang memang memerlukannya.

Pengetahuan dan Keahlian

Supaya dapat melayani dengan baik, maka segenap unsur pengelola fakultas memiliki pengetahuan dan keahlian dalam bidang yang dikerjakannya. Misalnya petugas pelayanan yang memiliki tingkat pendidikan atau pelatihan tertentu maka jabatannya-pun harus yang sesuai dengan keahliannya.

Kejujuran dan Kepercayaan

Dalam melakukan pelayanan harus memiliki aspek kejujuran dalam segala hal, baik itu jujur dalam bentuk aturan, jujur dalam bentuk pembiayaan dan jujur dalam menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya. Jika bersikap jujur maka petugas pelayanan dapat di percaya dari berbagai aspek misalnya dari segi perkataannya, sikapnya, dalam melakukan bekerja, dan lain-lain.

Efesien

Pelayanan kepada mahasiswa  atau atau pihak lain harus efesien dan efektif, sehingga dapat menghasilkan waktu singkat dan tepat, serta hasil dari pelayanan yang berkualitas. Oleh karena itu efesien dan efektif merupakan hal yang harus di wujudkan dan harus menjadi perhatian serius dalam melakukan pelayanan.

Kepastian Hukum

Jika hasil dari pelayanan yang dilakukan kepada mahasiswa berupa suatu keputusan, maka harus memiliki kepastian hukum. Jika tidak memiliki kepastian hukum yang jelas maka akan berpengaruh kepada sikap mahasiswa dan pihak yang berkepentingan lainnya, misalnya dalam pelayanan akademik dan pelayanan umum lainnya harus berdasarkan peraturan institusi maupun peratura fakultas jika ditemukan ketidakpastian hukum maka akan berpengaruh kepada kredibilitas pelayanan tersebut.

Keterbukaan

Setiap urusan atau kegiatan yang diberlakukan di fakultas, maka keterbukaan perlu di lakukan. Sikap keterbukaan itu akan berpengaruh pada kejelasan informasi kepada mahasiswa atau pihak lain yang membutuhkannya.

Share this...
Share on Facebook
Facebook

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar