Skip to toolbar

Academic Writing Workshop Sesi 1, Pemateri fokus pada aspek kebaruan (novelty), kontribusi (useful) dan pengelolaan jurnal bereputasi.

SYARIAH.IAINKENDARI.AC.ID, Agenda Academic Writing Workshop Sesi 1 Fakultas Syariah IAIN Kendari telah berjalan dengan baik. Menghadirkan Narasumber Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd (Rektor IAIN Kendari), Prof. Dr. Irwansyah, S.H.,M.H (Pakar Hukum Lingkungan Universitas Hasanuddin Makassar / Asesor Jurnal Kemenristek-BRIN / Pembina Asosiasi Pengelola Jurnal Hukum se-Indonesia) dan Arbain, S.Pd.,M.Pd (Sekertaris Relawan Jurnal Indonesia / Editor in Chief Script Jurnal ), Moderator Dr. Andi Yaqub, M.H.I (Wakil Dekan I Fakultas Syariah IAIN Kendari).

Bidang penelitian, yang selama ini mendapat porsi perhatian lebih sedikit ketimbang bidang Tri Dharma PT lainnya, semakin menarik minat Dosen dan peneliti mengingat besarnya kontribusi yang diberikan bidang ini ke segala aspek kehidupan. Webinar yang semakin marak dilaksanakan beberapa waktu belakangan ini menunjukkan betapa tema penelitian, terutama aspek penulisan artikel ilmiah, menjadi incaran para civitas academica.

Menyambut antuasisme ini, IAIN Kendari melalui Fakultas Syariah kembali memenuhi dahaga civitas academica senusantara melalui Academic Writing Workshop sesi 1 dengan tema Paradigma Penulisan Artikel dan Pengelolaan Jurnal Ilmiah Bereputasi dengan mengundang Prof. Dr. Irwansyah, M.H. yang merupakan Guru Besar Hukum Universitas Hasanuddin sekaligus Asesor Jurnal pada Kemenristek-BRIN dan Arbain, M.Pd. yang merupakan EIC Script Journal & Associate Editor DOAJ. Webinar yang dipandu langsung oleh Wadek I Fakultas Syariah, Dr. Andi Yaqub, M.HI. dimulai pukul 10.00 WITA hari ini Rabu, 10 Juni 2020.

Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Hj. Faizah Binti Awad, M.Pd., dalam sambutan beliau menyebutkan bahwa penulisan artikel ilmiah yang memiliki kualitas layak diterbitkan di jurnal bereputasi merupakan dambaan semua Dosen dan Peneliti sehingga webinar semacam ini sangat dibutuhkan. Beliau menyebutkan bahwa IAIN Kendari sangat serius merespon isu ini sehingga bukan hanya kegiatan webinar yang semakin digenjot namun juga kegiatan-kegiatan coaching pengelolaan jurnal semakin ditingkatkan. Di akhir sambutan, beliau menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang memberi banyak inspirasi bagi pengembangan jurnal di lingkup IAIN Kendari.

Mengawali pembahasannya, Prof. Irwan sebagai narasumber pertama di sesi materi menegaskan bahwa hendaknya setiap penulis memahami bahwa terdapat perbedaan mendasar antara artikel internasional dan artikel berbahasa Inggris. Artikel internasional mengharuskan penulis dari beberapa negara, berbahasa internasional yang diakui PBB, serta diterbitkan oleh lembaga terakreditasi secara internasional pula. Selanjutnya, beliau lebih fokus membahas aspek-aspek penulisan artikel ilmiah yang sesuai dengan standar yang ada termasuk dengan mempertimbangkan mengangkat isu yang sedang hangat dibahas secara luas.

Beliau mengingatkan bahwa aspek kebaruan (novelty) dan kontribusi (useful) dari sebuah artikel ilmiah tidak akan tercapai kalau tulisan tersebut tidak mengulas temuan terkait sebelumnya atau menyandarkan diri pada tradisi dari bidang kajian yang dibahasnya. Berikutnya, beliau menjelaskan secara teknis langkah-langkah yang mesti ditempuh oleh penulis dalam membuat artikel ilmiah mulai dari mengulas riset/ jurnal dan teori/ referensi terkini hingga ke proses publikasi.

Pada sesi materi bagian dua, Arbain, M.Pd., menjelaskan hal yang lebih fokus ke masalah teknis pengelolaan jurnal bereputasi. Isu yang dibahas berkutat sekitar mutu, akreditasi, hingga tips serta trik mengelola jurnal. Meski bahasan ini menyasar pengelola jurnal secara khusus, namun peserta webinar dapat pemahaman mengenai bagaimana dapur jurnal diracik sajiannya. Informasi tersebut sangat berguna bagi para penulis yang ingin mengirimkan naskah ke jurnal yang ada.

Selama ini, penulis mendapatkan banyak sudut pandangan mengenai bagaimana artikel ilmiah itu mesti dibuat sesuai dengan standar yang ada namun pemahaman itu terkadang menemui kendala ketika sudah masuk ke proses publikasi. Hal ini lah yang menjadi perhatian dari Arbain ketika menjelaskan detail-detail penilaian sebuah artikel ilmiah secara substantif. Bagian yang tidak kalah menarik yang beliau sampaikan adalah bagaimana membangun komunikasi dengan pengelola jurnal bersangkutan untuk mematangkan naskah yang sementara diulas.

Bagi yang tidak sempat mengikuti sesi langsung masih dapat menyaksikan pembahasan Academic Writing Workshop sesi 1 ini pada kanal Youtube di tautan berikut:

https://youtu.be/uagg7j2yT24

Webinar kali ini terbilang istimewa karena tidak hanya memberikan sesi langsung namun juga sesi coaching intensif melalui grup khusus yang telah dibuat oleh panitia. Langkah ini ditempuh untuk memastikan bahwa program Academic Writing Workshop ini tidak hanya sekadar formalitas. Bagi yang ingin mengikuti sesi tersebut dapat menghubungi panitia pada kontak flyer yang telah disebar.

Share this...
Share on Facebook
Facebook

You may also like...

WhatsApp chat